Rabu, 25 November 2009

Giliran untuk Padi, Kedelai, Gula, dan Daging Sapi

Departemen Pertanian menetapkan empat komoditas sebagai sasaran swasembada pangan pada lima tahun mendatang yakni padi, kedelai, gula dan daging sapi. "Kita telah menetapkan komoditas-komoditas itu sebagai prioritas swasembada pangan jilid dua," kata Menteri Pertanian Suswono ketika dihubungi dari Jakarta, Sabtu (21/11).

Sementara itu dalam dokumen Rencana Strategis Pembangunan Pertanian 2009-2014 disebutkan pada tahun ini merupakan target pencapaian swasembada berkelanjutan untuk komoditas padi dengan sasaran produksi 62,56 juta ton gabah kering giling (GKG). Sedangkan, pada 2010 diharapkan mencapai 65,10 juta ton. Pada tahun 2014 produksi padi secara nasional ditargetkan mencapai 75,7 juta ton GKG.

Untuk mencapai sasaran produksi tersebut sejumlah provinsi dijadikan fokus peningkatan produktivitas yakni Nanggroe Aceh Darussalam, Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Banten, Bali, NTB, Kalbar, Kalsel, Sulsel, dan Sulbar.

Sedangkan, kedelai, pada 2010 ditargetkan mencapai 1,10 juta ton naik dari tahun ini yang 0,92 juta ton pipilan kering. Sementara itu, swasembada kedelai masih berdasarkan Renstra Pembangunan Pertanian 2009-2014 ditargetkan baru tercapai pada 2014 dengan produksi 2,7 juta ton. Sejumlah daerah yang dijadikan wilayah pengembangan kedelai yakni Aceh, Bengkulu, Lampung, Sumsel, Jambi, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Kalsel, dan NTB.

Untuk komoditas gula, Departemen Pertanian menargetkan dalam lima tahun ke depan bisa mencapai swasembada tepatnya pada 2014 dengan produksi 3,6 juta ton. Wilayah yang dijadikan fokus pengembangan gula yakni Jabar, Jateng, Jatim, Lampung, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Pada tahun ini produksi gula dalam negeri ditargetkan sebanyak 2,9 juta ton sedangkan untuk 2010 meningkat menjadi 2,96 juta ton.

Komoditas daging sapi juga ditargetkan bisa berswasembada pada 2014 dengan produksi 0,54 juta ton, sedangkan pada 2010 produksi nasional diharapkan mencapai 0,41 juta ton naik dari tahun 2009 yang sebanyak 0,39 juta ton.

Daerah yang dijadikan fokus peningkatan produksi daging sapi yakni Aceh, Sumut, Sumsel, Jambi, Riau, Lampung, Sumbar, Jabar, Jateng, Jatim, Yogyakarta, Bali, Kalsel, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Gorontalo, NTB dan NTT.

Selain empat komoditas tersebut, terdapat dua komoditas pangan lain yang masuk dalam prioritas peningkatan produksi pada 2009-2014 yakni susu dan jagung. Jagung pada 2008 telah tercapai swasembada dengan produksi 16,32 juta ton sedangkan pada tahun ini ditargetkan mencapai 17,04 juta ton dan 2010 naik menjadi 19,8 juta ton.

Sementara untuk susu pada tahun ini ditargetkan sebanyak 0,64 juta ton dan tahun depan diharapkan mencapai 0,68 juta ton dengan wilayah pengembangan Jabar, Jatim, Jateng, Sulsel, Sumut, Sumbar dan Bengkulu. Produksi kedua komoditas tersebut pada 2014 ditargetkan masing-masing mencapai 29,0 juta ton untuk jagung dan susu segar sebanyak 1,3 juta ton.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/21/20430515/giliran.untuk.padi.kedelai.gula.dan.daging.sapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar